Keutamaan Puasa Senin Kamis

Keutamaan Puasa Senin Kamis

 

Assalamualaikum Wr. Wb. Pada Kesempatan kali ini kita akan Mebahas mengenai Keutamaan Puas Senin Kamis, Puasa Senin Kamis merupakan salah satu amalan sunnah yang bisa kita lakukan. Hal ini dikarenakan puasa merupakan pengontrolan diri yang diperintahkan Allah pada manusia di tengah hiruk-pikuk kehidupan dan rumitnya persoalan yang dihadapi setiap orang tentunya diperlukan suatu bukti untuk dapat mengendalikan diri dari hal-hal yang bisa saja terjadi dan tidak sesuai dengan semestinya.

Keutamaan Puasa Senin Kamis

Puasa Senin Kamis ini pun puasa yang diajurkan oleh Rasulullah Shalallahu Alaihi wa Sallam. Dalam kehidupan Rasulullah Shalallahu Alaihi wa Sallam puasa Senin Kamis adalah puasa yang tidak pernah ditinggalkan selama beliau hidup. Beberapa keutamaan puasa Senin Kamis dapat kita jumpai dari beberapa hadits diantaranya, yaitu:

1. Puasa sunah yang paling sering dilakukan Nabi, Abu Hurairah berkata

”Sesungguhnya Nabi paling sering berpuasa pada hari Senin dan Kamis, saat ditanya beliau bersabda: “Seluruh amal dibentangkan pada hari Senin dan Kamis, ketika itulah Allah mengampuni setiap muslim dan mukmin, kecuali dua orang yang sedang bermusuhan.” Allah berfirman: “Tangguhkanlah untuk mereka berdua”.

2. Hari kelahiran Nabi dan hari beliau menerima wahyu,

Rasulullah Shalallahu Alaihi wa Sallam ditanya tentang puasa hari Senin, beliau bersabda:

“Pada hari itu aku dilahirkan dan pada hari itu juga aku menerima wahyu”. (HR. Muslim).

3. Masuk surga melalui pintu Ar-rayan

Rasulullah Shalallahu Alaihi wa Sallam bersabda:

“Sesungguhnya di Surga ada satu pintu yang namanya “Ar-Rayyan” yang akan dimasuki oleh orang-orang yang sering berpuasa, kelak pada hari Kiamat tidak akan masuk dari pintu itu, kecuali orang-orang yang suka berpuasa. Pada hari Kiamat terdengar seruan: “ Manakah orang-orang yang berpuasa?” Maka ketika orang terakhir dari mereka (orang-orang yang berpuasa) masuk, pintu pun ditutup.” (HR. Bukhari Muslim)


Niat Puasa Senin Kamis

Mengerjakan puasa Senin Kamis ini tentunya dibutuhkan niat dan keikhlasan hati yang kuat apalagi ketika kita berpuasa sedangkan pada saat itu tidak semua orang mengerjakan puasa insyaAllah setiap kita mengerjakan amalan dengan ikhlas melaksanakan sunnah rasul tentu akan mendapatkan pahala dan keuntungan yang luar biasa terutama untuk kesehatan tubuh baik secara jasmani maupun rohani.

Sebelum kita mengejakan puasa hendaklah kita meniatkannya di dalam hati kita untuk mengerjakan puasa Senin Kamis, dan tidak ada lapadz niat puasa Senin Kamis yang diriwayatkan Nabi Shalallahu Alaihi wa Sallam.

Adapun niat puasa Senin Kamis ini dilakukan sebelum fajar hari Senin atau Kamis, dan pada puasa sunnah ini diperbolehkan niat pada tengah-tengah hari. Diriwayatkan dari Aisyah radhiallahu anha:

“Ketika Rasulullah Shalallahu Alaihi wa Sallam masuk kepadaku dan bertanya: apakah engkau memiliki makanan? Aku berkata: tidak, beliau berkata: berarti aku puasa.” (HR. Abu Daud).

Dari hadits di atas terlihat bahwa puasa Senin Kamis ini pun bisa kita kerjakan meskipun waktunya sudah di siang hari, misalnya saja bisa jadi sanking sibuknya aktivitas kerja kita, kita sampai lupa makan padahal waktu sudah tengah hari alangkah baiknya setelah itu langsung kita niatkan untuk berpuasa.

Cara Pengerjaan Puasa Senin Kamis

Selama ini kita menyangka bahwa puasa Senin Kamis harus dilakukan dua-duanya sehingga ketika salah satunya tidak bisa kita kerjakan maka puasa kita tidaklah sah. Rasulullah Shalallahu Alaihi wa Sallam bersabda:

“(pahala) amalan diangkat pada hari Senin dan Kamis, maka aku menyukai jika ketika amalanku diangkut dalam keadaan berpuasa.” (HR. At-Tirmidzi dan Ibnu Majah).

Rasulullah Shalallahu Alaihi wa Sallam tidak mensyaratkan untuk pengerjaan puasa Senin Kamis harus dilakukan pada hari Senin dan Kamis dan tidak boleh melewatkan salah satunya, tapi di sini terlihat bahwa puasa yang kita kerjakan dihari Senin memiliki amalan sendiri begitupun ketika kita mengerjakan puasa pada hari Kamis memiliki amalan tersendiri juga tapi akan lebih baik ketika kita mengerjakannya secara lengkap puasa pada hari Senin dan Kamis.
Hikmah Puasa Senin Kamis dalam Kehidupan

Kita bisa melihat begitu istimewanya puasa Senin Kamis dari ketiga hadits di atas. Dari sini kita bisa melihat dari waktu pengerjaannya terdapat selang dua hari dari hari Senin ke hari Kamis dan dari Kamis ada selang tiga hari ke hari Senin. Dari sini kita bisa melihat puasa ini pun kita kerjakan selang beberapa hari.

Seandainya kita bisa mengerjakan puasa Senin Kamis ini secara rutin ada beberapa hikmah yang bisa kita peroleh:
1. Puasa Senin Kamis dapat membantu mengurangi kerja organ tubuh kita.

Ibaratnya tubuh kita adalah mesin tentunya jika mesin itu selalu bekerja dan tidak pernah istirahat akan lebih mudah rusak begitu juga dengan organ tubuh kita. Organ-organ yang selama ini setiap hari telah berkerja keras dan lelah akibat berkerja terus menerus diberi waktu untuk beristirahat. Sebagai contoh dalam sistem pencernaan terdapat mulut untuk mengunyah, tenggorokan untuk menelan, lambung untuk menghancurkan makanan, usus untuk menyerap makanan, serta usus besar dan anus untuk membuang sampah makanan.

Tentunya kita bisa membayangkan kerja setiap organ tubuh kita tersebut setiap harinya dan pada waktu puasa Senin Kamis inilah organ-organ tubuh kita ada kesempatan untuk memperbaiki struktur yang rusak, memperbaiki diri dan mempersiapkan diri kembali setelah kita berbuka puasa. Puasa Senin Kamis ini baik juga untuk kesehatan kita bukankah muslim yang kuat itu lebih dicintai Allah daripada muslim yang lemah.
2. Mengubah kebiasaan hidup konsumtif.

Dalam kehidupan kita sehari-hari tidak bisa dipungkiri meski terkadang di tengah kehidupan konsumerisme ini puasa Senin Kamis ini merupakan tantangan tersendiri bagi kita sebagai muslim  karena semakin sulit ditemukan muslim yang melaksanakan puasa Senin Kamis ini secara rutin.

Banyak kita jumpai saudara-saudara lita lebih memilih hidup konsumtif, yaitu lebih senang dengan pola makan yang serba instan dan berlebih-lebihan padahal Rasullullah Shalallahu alaihi wa Sallam melarang kita sebagai umatnya untuk makan yang berlebih-lebihan dalam sebuah hadits Rasulullah Shalallahu alaihi wa Sallam bersabda:

“Berhentilah makan sebelum kenyang”.

Hadits ini memiliki makna yang dalam yaitu anjuran untuk tidak memasukkan makanan yang berlebihan karena ini tidaklah baik dan bisa menyebabkan kita menderita penyakit tertentu salah satunya makan yang berlebihan ini bisa menyebabkan obesitas, puasa Senin Kamis ini pun sebagai model puasa berselang seling memiliki pengaruh untuk mencegah obesitas karena salah satu penyebab utama dari obesitas ini adalah banyaknya makanan yang berlebih masuk ke dalam tubuh.
3. Sarana pendidikan rohani.

Saat kita mau mengikuti sunnah Rasulullah Shalallahu alaihi wa Sallam untuk mengerjakan puasa Senin Kamis ini  tentunya selain ini adalah ibadah kita pada Allah karena Allah telah menjamin puasa adalah ibadah khusus yang dipersembahkan kepada Allah. Dalam riwayat Abu Hurairah, Nabi bersabda: Allah telah berfirman:

“Tiap-tiap amal anak Adam untuknya sendiri, kecuali puasa. Puasa itu untuk-Ku dan Aku akan memberikan pembalasan padanya”. (HR. Ahmad, Muslim, dan Nasa’i).
4. Mendidik jiwa agar dapat menguasai diri.

Puasa Senin Kamis ini sebagai penawar hati yang “keruh”. Saat kita tinjau dari psikologis, puasa ini melatih kesabaran kita, saat kita berpuasa tentunya kita menjaga diri dan perbuatan kita dari amalan-amalan yang tercela sehingga setelah kita secara rutin mengerjakan puasa Senin Kamis, emosi dan spiritual kita semakin baik.
5. Merasakan kesusahan orang lain (empati).

Apalagi di tengah padatnya rutinitas kerja bisa membuat kita begitu mudahnya melupakan orang-orang di sekitar kita, tapi di sinilah kita bisa belajar dan lebih peduli pada sesama terutama dengan orang-orang yang masih berada di bawah garis kemiskinan kita bisa melihat begitu sulitnya mereka hidup bahkan untuk sesuap nasi.

Sementara, kita alhamdulillah masih bisa makan setiap hari tanpa merasa kesulitan dari sinilah kita bisa merasakan apa yang selama ini mereka rasakan dari sinilah kita belajar untuk bisa merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain.

Perlu diingat bahwa semua amalan itu tergantung niatnya jika puasa Senin Kamis ini kita niatkan untuk kesehatan maka itupun akan kita peroleh tetapi ketika kita berpuasa untuk meningkatkan kualitas keimanan kita pada Allah, Insya Allah tidak hanya dunia tapi akhirat pun akan kita peroleh.
Puasa Senin Kamis untuk Kesehatan Jiwa dan Raga

Anda tentu sangat akrab dengan kata puasa. Bagi Anda yang menganut agama Islam, kegiatan berpuasa adalah hal yang wajib dilakukan satu bulan lamanya sebelum masuk Hari Raya Idul Fitri atau sering disebut dengan istilah bulan Ramadhan.

Selain puasa bulan Ramadhan, ada juga kegiatan puasa yang lain, yaitu puasa Senin Kamis. Puasa yang dilakukan hari Senin dan Kamis ini sunah hukumnya.
Puasa dan Kesehatan

Sebetulnya, puasa itu menyehatkan tubuh karena asupan makanan Anda menjadi jauh lebih teratur. Baiknya lagi, puasa dapat mengurangi asupan lemak jahat atau kolesterol di dalam tubuh. Terlebih saat puasa Anda jauh lebih sabar karena harus dapat mengendalikan nafsu. Hal ini berpengaruh positif bagi kesehatan psikologis Anda.

Saat Anda merasa jauh lebih tenang dan damai karena pengendalian nafsu yang benar, merangsang kerja otak untuk lebih fokus kepada hal-hal yang penting. Ketika Anda bisa fokus pada satu hal, pekerjaan Anda dapat selesai dengan cepat dan efisien.
Doa Akan Lebih Didengar

Puasa sangat membantu kita dalam menghadapi kehidupan ini. Jika dilakukan seminggu dua kali pada hari Senin dan Kamis secara teratur, kesehatan jasmani dan rohani Anda bisa terjaga dengan lebih seimbang.
Selain itu, puasa Senin Kamis dipercaya sangat membantu Anda untuk lebih dekat kepada Sang Pencipta.

Banyak orang percaya dengan melakukan puasa Senin Kamis, doa-doa Anda akan semakin didengar Allah. Allah sangat mencintai umatnya yang setia menjalankan puasa Senin Kamis sehingga tidak sedikit dari doa-doa tersebut yang dikabulkan.
Puasa Senin Kamis dalam Tradisi Jawa

Dalam budaya Jawa, tradisi puasa Senin Kamis ini sudah dilaksanakan sejak dulu secara turun-temurun sebagai sebuah tradisi untuk ”laku prihatin” atau bersikap rendah hati, menjalankan keprihatinan dengan puasa atau semedi.

Puasa Senin Kamis pada budaya Jawa ini sebetulnya tidak jauh beda dengan apa yang dilakukan umat Muslim. Puasa yang dilakukan untuk lebih mendekatkan diri pada jalan kebenaran dan mengekang nafsu-nafsu jahat yang cenderung kebinatangan seperti rakus, tidak setia, licik, dan sebagainya, bertujuan agar manusia kembali ke jalan yang benar dan luhur mengabdi pada Tuhan atau Gusti Pangeran.

Dengan melakukan puasa Senin Kamis, diharapkan kita bisa introspeksi diri tentang apa yang sudah kita lakukan selama sepekan. Saat berpuasa, Anda akan jauh lebih merasakan penderitaan, kekurangan, dan berusaha melepaskan semua keinginan yang Anda miliki untuk menjalani hidup dengan seadanya.

Selesai menjalankan puasa, Anda akan lebih bisa bersyukur atas apapun yang telah Anda dapatkan. Sikap mengampuni dan bersabar pun bisa Anda miliki. Anda berubah menjadi pribadi yang lebih bersahaja dan luhur.


Sumber

  1. https://www.gurupendidikan.co.id/
  2. https://www.gurupendidikan.co.id/tentang-shalat/
  3. Niat Mandi Wajib

Baca Juga :