Fabel: Pengertian, Ciri dan Unsurnya

  • Whatsapp
pengertian-fabel

Definisi dongeng

pengertian-fabel

Pengertian dongeng ini adalah dongeng dimana tokoh-tokoh hewan muncul sebagai tokoh utamanya. Karakter hewan ini berperilaku seperti manusia, mereka dapat berpikir, berbicara, berperilaku emosional dan juga berinteraksi seperti manusia pada umumnya.

Fabel biasanya dibuat untuk membesarkan anak agar bisa menjadi lebih baik dalam kehidupan nyata dengan meniru beberapa karakter hewan yang berperan baik. Alasan mengapa tokoh hewan menjadi pilihan dan tokoh utama dalam membesarkan anak? Ini karena anak-anak biasanya menyukai karakter binatang, ditambah lagi dengan karakter binatang yang diolok-olok.

Unsur-unsur dalam dongeng

Dalam fabel terdapat unsur-unsur yang dapat dijadikan sebagai sumber identifikasi, terdiri dari:

  • Subjek: Ide atau ide utama sebuah cerita
  • Sikap: Mencakup tempat, waktu, lingkungan sosial dan emosional
  • Karakter: aktor yang terlibat dalam sebuah cerita (hewan)
  • Ciri-ciri Karakter: adalah ciri-ciri yang dideskripsikan oleh tokoh-tokoh dalam cerita (misalnya sifat manusia).
  • Konflik: Masalah dalam Sejarah
  • Pesan: Pesan yang terkandung di dalam cerita
  • Cara bercerita: adalah sudut pandang yang digunakan dalam cerita
  • Tujuan komunikasi fabel: untuk menginspirasi, menghibur dan juga mendidik
  • Plot: plot (plot maju)
  • Pesan: Pesan yang ingin penulis sampaikan kepada pembaca.

Properti dongeng

Fabel ini memiliki ciri khas tersendiri karena penikmat fabel ini termasuk anak-anak. Jadi dongeng ini memiliki beberapa sifat tersendiri. Di bawah ini adalah ciri-ciri fabel sebagai berikut:

  • Tema cerita fabel ini didominasi oleh hubungan sosial.
  • Karakter yang berperan dalam dongeng ini adalah hewan.
  • Karakter yang digambarkan oleh karakter (hewan) dalam fabel ini mirip dengan karakter manusia seperti baik, buruk, suka menolong, suka menolong, suka menolong, gigih, pintar, sabar, pemarah, egois dan sebagainya.
  • Karakter mistis yang diperankan oleh hewan dapat berpikir, berkomunikasi dan juga berperilaku seperti manusia.
  • Sudut pandang yang digunakan dalam dongeng ini ada pada orang ketiga.
  • Plot fabel ini menggunakan plot ke depan (runtut, dari awal sampai akhir).
  • Konflik dalam cerita fabel juga mencakup permasalahan dunia hewan yang mirip dengan kehidupan manusia.
  • Dongeng ini diberkahi dengan pengaturan tempat (hutan, sungai, gunung, pohon, padang rumput, gua, semak-semak, bebatuan, dll.), Pengaturan waktu (pagi, siang, sore, malam), pengaturan sosial, serta pengaturan emosional.
  • Ciri bahasa dalam fabel ini adalah naratif (sekuensial) berupa dialog yang berisi kalimat langsung dan juga menggunakan bahasa informal atau bahasa sehari-hari.
  • Berisi berita serta pesan berharga bagi pembaca.

Jenis dongeng

Pada dasarnya, jika Anda melihatnya dari waktu kemunculannya, dongeng ini dapat diklasifikasikan sebagai dongeng klasik dan modern. Mari kita bahas.

Dongeng klasik

Dongeng klasik ini merupakan cerita yang ada pada zaman dahulu dan tidak diketahui kapan kemunculannya. Kisah ini diwariskan secara lisan dari generasi ke generasi dari orang tua kepada anaknya dan selalu terhubung ke generasi selanjutnya. Cerita dongeng klasik yang kita kenal biasanya dimainkan oleh kancil, rusa, sapi dan kerbau.

Fitur klasik yang luar biasa

  • Itu cerita pendek
  • Subjek sederhana
  • Dick dengan pesan moral
  • Sifat binatang dari sosok binatang masih melekat

Dongeng modern

Dongeng modern ini adalah cerita yang muncul relatif baru dan sengaja ditulis sebagai ekspresi sastra oleh pengarangnya. Banyak juga yang dilakukan atas dasar situasi saat ini. Dari segi jumlah, fabel modern lebih banyak daripada fabel klasik. Karakter hewan dalam fabel modern ini biasanya lebih beragam, bisa hewan apa saja seperti ular, burung, singa, ikan, dan masih banyak lagi.

Fitur dongeng modern

  • Cerita variatif (bisa panjang atau pendek)
  • Subjeknya tidak sederhana atau rumit
  • Terkadang epik atau saga
  • Setiap karakter karakter itu unik

Struktur teks cerita fabel

Secara umum teks fabel ini terbagi menjadi beberapa bagian, diantaranya sebagai berikut:

  • orientasi
    Jika ada bagian yang memuat pengenalan karakter, setting tempat dan waktu, maka awalannya lanjut ke level berikutnya.
  • Komplikasi
    Merupakan karakter utama yang menangani masalah. Inilah bagian dari inti cerita dongeng, bagian yang perlu dilakukan dengan sengaja, masalah utama cerita.
  • resolusi
    Merupakan kelanjutan dari komplikasi yaitu pemecahan masalah. Masalah yang muncul dengan kerumitan ini harus diselesaikan di sini dengan cara yang kreatif.
  • Koda
    Ini termasuk perubahan yang terjadi pada setiap karakter yang bermain, serta pelajaran yang bisa kita pelajari dari cerita.

Demikian penjelasan untuk pengertian fabel, sifat, jenis dan strukturnya. Semoga apa yang telah dijelaskan diatas semoga bermanfaat untuk anda. Terima kasih

Sumber :

Related posts